Garuda-Maintenance-FacilityKebutuhan sumberdaya manusia pada bidang perawatan pesawat udara di era Opensky, saat ini telah menjadi isu utama di dunia penerbangan. Sepanjang lima tahun ke belakang, potensi perawatan pesawat di Indonesia mencapai 12 triliun rupiah per tahun. Namun dari potensi tersebut Indonesia baru mampu mengelola 30% saja. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) untuk menjawab kebutuhan sumberdaya manusia dengan kemampuan perawatan pesawat udara yang dilengkapi sertifikasi Internasional.

Sebagai upaya mejawab tantangan tersebut, Garuda Maintenance Facilities (GMF) Aero Asia dan Polsri telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Program Pendidikan Diploma Tiga (D-III) dengan sertifikasi Internasional Aircraft Maintenance Training Organization (AMTO) yang meratifikasi Civil Aviation Safety Regulation (CASR) 147. Melalui Program Kerjasama ini GMF Aeroasia dan Polsri akan menyeleksi calon pegawai GMF Aeroasia yang selanjutnya akan menempuh pendidikan D-III dan program sertifikasi Basic Aircraft Maintenance (BAM) CASR 65 selama tiga tahun. Untuk angkatan pertama program ini direncanakan akan dimulai pada Tahun Akademik 2015/2016 pada dua jurusan yaitu Jurusan Teknik mesin dengan konsentrasi Airframe and Power Plant (AP) dan Jurusan Teknik Elektro Konsentrasi Electrical Avionic (EA).

Lebih jauh guna menjawab tantangan dunia penerbangan ini, GMF Aeroasia dan Polsri akan menyeleksi potensi calon pegawai dari seluruh Indonesia dan Informasi lebih jauh tentang proses seleksi direncanakan akan dilaunching secara nasional oleh GMF Aero Asia melalui Koran nasional dan lokal dan di website www.gmfaeroasia.co.id dan www.polsri.ac.id.